Jumat, 02 Juli 2010

Kopi, Teh, dan Air Tonik

Seputar KOPI


Awal Mula Kopi

Tumbuhan kopi ditemukan oleh seorang Sufi Ali Bin Omar dari Yaman. Ia
merebus kopi sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya.
Sehingga pada waktu itu kopi mendapat tempat terhormat di kalangan
masyarakat negeri itu. Dari khasiat kopi tersebut akhirnya membawa
kemakmuran bagi pemilik-pemilik kebun kopi, pengusaha kedai kopi,
pedagang kopi, eksportir kopi, dan pemerintah di berbagai belahan dunia
tanaman minuman beraroma khas itu ditanam.



Secangkir kopi bagi penggemarnya adalah sebuah awal dari segalanya.
Bukan berlebihan atau mengada-ada, tapi memang faktanya demikian. Dalam
sehari mungkin penggemar kopi bisa menghabiskan bergelas-gelas kopi,
pagi, siang, sore, dan malam hari.



Kurang nikmat atau bahkan kurang afdol rasanya sebelum meneguk
secangkir kopi sebelum memulai aktivitas kita. Sebagai penggemar kopi,
kita sering sekali mendengar banyak orang membicarakan tentang efek
negatif dari mengkonsumsi kafein yang ada dalam kandungan kopi – koran,
majalah, tabloid, dll. Tapi sebenarnya kalau ada sisi negatif pasti ada
juga dong sisi positif-nya? !!



Biar sama-sama tahu dan tidak memojokkan para penggemar kopi, serta
tidak membuat orang-orang yang ingin sekali merasakan kenikmatan
secangkir kopi berpikir dua kali karena terlalu banyak efek negatif
yang mereka dengar sampai akhirnya takut untuk merasakan. Berikut ini
beberapa manfaat yang bisa dinikmati para penggemar kopi :



• Kafein yang terkandung didalam kopi adalah zat kimia yang berasal
dari tanaman yang dapat menstimulasi otak dan sistem saraf. Kafein
tergolong jenis alkaloid yang juga dikenal sebagai trimetilsantin.
Selain pada kopi, kafein juga banyak ditemukan dalam minuman teh, cola,
coklat, minuman berenergi (energy drink), cokelat, maupun obat-obatan.



• Kafein membantu Anda untuk bisa berpikir lebih cepat. Cobalah
mengkonsumsi kopi 15 menit atau 30 menit sebelum Anda melakukan
wawancara pekerjaan atau memberikan presentasi pada atasan. Hasilnya
mungkin akan cukup lumayan, karena kafein yang terdapat pada kopi atau
teh terbukti mampu memberikan 'sinyal' pada otak untuk lebih cepat
merespon dan dengan tangkas mengolah memori pada otak.



• Kafein mencegah gigi berlubang. Cobalah untuk meminum secangkir kopi
hangat sesaat setelah Anda mengkonsumsi cookies, cake coklat yang
lezat, permen rasa buah atau sepotong roti manis. Joe Vinson, PhD
. dari University of Scranton menjelaskan bahwa kafein yang terdapat
dalam minuman ini ternyata sangat tangguh memberantas bakteri penyebab
gigi berlubang.



• Kafein mengurangi derita sakit kepala. Penelitian menemukan kafein
yang terdapat dalam kopi atau teh (dalam jumlah tertentu) sanggup
menolong mengobati sakit kepala. Menurut Seimur Diamond, M.D., dari
Chicago's Diamond Headache Clinic. Penderita migrain dalam kategori
ringan dapat disembuhkan dengan secangkir kopi pekat atau secangkir
black tea. Jadi, sebelum mengkonsumsi obat cobalah dulu sembuhkan sakit
kepala Anda dengan minuman berkafein.



• Kafein bisa melegakan napas penderita asma dengan cara melebarkan
saluran bronkial yang menghubungkan kerongkongan dengan paru.



• Kafein dapat membuat badan tidak cepat lelah, bisa melakukan
aktifitas fisik lebih lama, di perkirakan karena kafein membuat "bahan
bakar" yang dipakai otot lebih lama.



• Kafein bisa meningkatkan rasa riang, membuat kita merasa lebih segar dan energik.



• Perempuan yang minum dua cangkir kopi atau lebih per hari dapat mengurangi risiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis) .



• Kopi dapat meningkatkan penampilan mental dan memori karena kopi
dapat merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur tetap
terjaga, rangsangan, mood dan konsentrasi. Penelitian di Universitas
Arizona ditemukan bahwa orang dewasa yang minum kopi sebelum test
memori menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding mereka yang
minum kopi tanpa kafein.



• Kafein dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel DNA.



• Kafein juga melindungi jantung dan kanker.



• Untuk mengurangi risiko pengidapan diabetes mulailah meminum kopi.
Seseorang yang minum kopi lebih dari enam cangkir sehari berisiko
rendah terserang diabetes dibanding dengan orang yang tidak minum kopi
sama sekali. Demikian simpulan sebuah riset skala besar yang dilakukan
pada 80 ribu orang selama 18 tahun di AS.



• Parkinson jarang ditemukan pada orang yang minum kopi secara teratur.
Sebuah riset menyimpulkan penyakit ini justru ditemukan pada pria yang
tidak minum kopi tiga kali lebih banyak daripada pria penikmat kopi.



• Minum kopi membuat sperma "berenang" lebih cepat dan mampu
meningkatkan kesuburan pria. Hal ini diumumkan para ilmuwan Brasil
dalam pertemuan "American Society for Reproductive Medicine" di San
Antonio, dimana pembicaraan utama berkisar pada efek obat-obatan
terhadap kesuburan kaum adam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar